Jasa Pembuatan Aplikasi iOS (Pt.3)

Dalam jasa pembuatan aplikasi iOS kali ini kita akan membahas tentang teknologi AR yang merupakan singkatan dari augmented reality. Memang teknologi ini tidak hanya eksklusif hanya dimiliki oleh perangkat besutan Apple saja, tetapi juga oleh platform lainnya. Jadi baik para pengguna ataupun penyedia jasa pembuatan aplikasi dari platform manapun bisa menggunakan teknologi ini pada aplikasinya. Tetapi di dalam websitenya Apple mengklaim bahwa mereka adalah platform augmented reality terbesar di dunia pada saat ini. Hal ini juga diperkuat dari sisi hardware device yang sangat mendukung teknologi AR tersebut. Dari sisi software sendiri, sistem operasi terbaru yaitu iOS 11 bisa dibilang sudah sangat mendukung keberadaan augmented reality pada Apple.

 

 

Jasa pembuatan aplikasi modern

Tentu saja seiring dengan berjalannya waktu dunia teknologi yang ada akan semakin berkembang. Perkembangan ini biasanya terjadi untuk mengimbangi atau juga mendukung kegiatan manusia yang semakin hari semakin cepat dan efektif. Tetapi disamping dari sisi keefektifan, perkembangan teknologi juga ada dikarenakan dari sisi rekreasi atau hiburan. Sekarang kita sudah sampai kepada masa itu, dimana sebuah teknologi khususnya dibidang aplikasi tidak lagi hanya mengejar efektifitas belaka.

Teknologi yang akan kita bahas pada artikel kali ini tentu saja merupakan sebuah teknologi modern yang disebut dengan AR. AR atau augmented reality ini bisa dibilang merupakan sebuah teknologi modern yang membantu kita dalam pekerjaan, pembelajaran dan juga hiburan. Lebih lanjutnya nanti kita akan melihat bagaimana teknologi augmented reality ini dari sisi Apple yang berkaitan dengan sistem operasinya. Tentang bagaimana cara Apple mendukung teknologi ini dan apa saja yang ditawarkan olehnya.

Untuk kita yang mungkin kurang tertarik atau tidak bergerak dalam bidang iOS ini juga bisa mempelajari tentang AR ini khususnya dalam iOS. Hal ini nantinya akan memampukan kita atau setidaknya memberikan inspirasi sebelum kita membuat sebuah aplikasi. Masih belum banyaknya aplikasi yang mengandalkan teknologi augmented reality ini menjadikannya sebuah kesempatan besar untuk kita semua. Masih terbukanya kesempatan yang lebar untuk kita menjadi pioneer dalam sebuah aplikasi dengan teknologi augmented reality.

Bidang jasa pembuatan aplikasi jaman sekarang juga sudah harus mulai merambah ke dunia AR ini sebagai salah satu bentuk layanannya. Memang mungkin belum banyak permintaan dari pengguna jasa pembuatan aplikasi apapun platformnya untuk bidang augmented reality. Tetapi hal ini bukan menjadi patokan bahwa AR tidak cukup digemari dan penyedia jasa pembuatan aplikasi dapat mengabaikannya. Para penyedia jasa pembuatan aplikasi juga harus terus belajar dan mengikuti jaman supaya dapat memberikan yang terbaik kepada para pelanggannya.

Apa itu Augmented Reality

AR atau augmented reality secara mudahnya dapat diartikan sebagai dunia nyata dalam versi yang ditambahkan. Augmented reality ini dapat mempengaruhi pandangan kita dalam dunia nyata dengan ditambahkannya gambar yang dibentuk oleh komputer. Gambar-gambar inilah yang nantinya bisa merubah cara pandang kita akan dunia di sekeliling kita.

Untuk membantu kita memahami lebih dalam akan augmented reality ini mari kita pikirkan beberapa film science fiction yang dulu pernah kita tonton. Biasanya dalam film tersebut bisa kita jumpai sosok manusia dalam bentuk hologram yang bisa melakukan sedikit interaksi dengan sekitarnya. Bisa dibilang teknologi AR itu mirip dengan apa yang ada dalam film-film tersebut. Kita bisa melihat seolah-olah sosok manusia itu benar-benar ada dihadapan kita dan bersama-sama dengan kita.

Teknologi AR inilah yang memungkinkan kita bisa melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada dalam di sekitar kita tetapi ternampak di situ. Contoh populer dari teknologi AR adalah sebuah game yang sempat meledak popularitasnya bernama Pokemon Go. Meskipun pada kenyataannya pokemon itu tidak nyata tetapi lewat teknologi AR pokemon dibuat seolah-olah ada disekeliling kita. Dalam layar smartphone kita bisa melihat pokemon yang sedang naik di ranjang kita, atau di dalam mobil kita dan seterusnya. Intinya mereka bisa kita jumpai dalam dunia nyata kita lewat perangkat smartphone yang kita miliki.

Jangan sampai kita tertukar dengan teknologi lainnya yang sedang populer juga saat ini yaitu VR atau virtual reality. Ada perbedaan mendasar antar AR atau augmented reality dengan VR atau virtual reality. Mudahnya teknologi AR membawa dunia virtual kedalam dunia nyata kita dan dalam VR berlaku sebaliknya. Dengan teknologi virtual reality bukan dunia virtual yang dihadirkan dalam dunia nyata, tetapi kitalah yang memasuki dunia virtual tersebut.

Jenis-jenis augmented reality

AR atau augmented reality sendiri memiliki beberapa jenis dalam penerapannya pada dunia nyata kita. Masing-masing dari beberapa jenis augmented reality tersebut memiliki fungsi serta tujuannya sendiri. Beberapa aplikasi yang kita tahu mungkin termasuk kedalam salah satu jenis augmented reality dengan fungsi yang berbeda-beda.

Recognition based

Jenis augmented reality yang pertama adalah marker based atau recognition based augmented reality. AR jenis ini sebenarnya sudah banyak kita jumpai bahkan mungkin tanpa sadar kita gunakan juga dalam kehidupan sehari-hari. Contoh paling banyak yang dapat kita jumpai dari marker based augmented reality ini adalah berupa QR code. Pada saat kita menscan QR code terkadang kita bisa menjumpai beberapa pilihan perubahan dari bagian yang termarka oleh QR code tersebut.

Jenis augmented reality ini bekerja dengan membaca marka yang sudah ditetapkan sebelumnya. Biasanya kita bisa menggunakan kamera dari smartphone kita untuk melakukan hal ini. Dari situ komputer bisa mengkalkulasi bagian mana dari dunia nyata yang sudah ditentukan untuk dapat diubah tampilannya. Teknologi ini cukup sederhana dan mengkonsumsi lebih sedikit tenaga untuk memprosesnya jika dibandingkan dengan jenis AR lainnya.

Position based

Jenis augmented reality yang kedua adalah markless based atau position based augmented reality. AR jenis ini merupakan jenis augmented reality yang paling cukup populer saat ini disamping dari jenis AR yang pertama. Biasanya teknologi ini menggunakan teknologi GPS untuk mendapatkan data dari kondisi sekeliling penggunanya. Tentu saja teknologi AR jenis ini memakan lebih banyak tenaga jika dibandingkan dengan jenis pertama.

Salah satu aplikasi yang terkenal dari hasil augmented reality jenis ini adalah aplikasi game Pokemon Go. Pokemon Go menyatukan keadaan sekeliling kita dengan pokemon yang berasal dari dunia virtual pada layar smartphone kita. Teknologi AR jenis ini juga biasanya dimanfaatkan untuk membantu kita dalam mencari arah dan lokasi tempat tertentu.

Projection based

Augmented reality jenis projection based inilah yang mungkin dulu sering kita jumpai pada film bergenre science fiction. Cara kerja dari projection based AR ini adalah dengan memproyeksikan cahaya kedalam dunia nyata kita. Cahaya yang diproyeksikan itu kemudian dapat berinteraksi dengan manusia dengan berbagai cara. Salah satu cara yang umum adalah dengan sentuhan. Komputer mengkalkulasikan proyeksi cahaya sebelum dan sesudah interaksi kemudian memproduksi hasil dari interaksi tersebut.

Contoh pengaplikasian dari augmented reality projection based ini adalah laser projection keyboard. Kita bisa mengetik menggunakan keyboard dari cahaya laser yang dikeluarkan oleh alat dengan teknologi tersebut. Ini merupakan contoh sederhana dari proyeksi laser 3d yang dulu kita lihat di dalam sebuah film. Teknologi yang terus berkembang memungkinkan kita untuk membuat apa yang ada dalam film sebelumnya menjadi kenyataan.

Superimposition based

Superimposition based augmented reality mungkin terdengar agak sedikit rumit ditelinga kita. Augmented reality jenis ini menggunakan teknologi object recognition sebagai teknologi utamanya. Kemampuan dari AR jenis ini adalah untuk menampilkan tampilan dunia nyata kita yang bisa kita ubah sebagian atau sepenuhnya secara digital. Dengan kemampuannya itu sudah jelas diperlukan teknologi object recognition yang tinggi dalam pengaplikasiannya.

Untuk lebih memperjelas superimposition based augmented reality ini bisa kita lihat dari contoh aplikasinya. Salah satu aplikasi AR jenis ini adalah Ikea augmented reality furniture catalogue. Dengan menggunakan aplikasi ini kita bisa menampilkan secara langsung furnitur yang kita inginkan dalam rumah kita tanpa perlu membelinya terlebih dahulu. Aplikasi ini jelas sangat membantu para konsumen untuk bisa memilih furnitur yang mereka inginkan tanpa harus mengira-ngira tentang kecocokannya.

Augmented reality dalam iOS

Dalam websitenya bisa kita lihat bahwa Apple memberikan tiga macam kegunaan yang ditawarkan oleh augmented reality ini. Kegunaan atau fungsi yang pertama yang ditawarkan dari AR adalah fungsi produktifitas. Dengan teknologi AR ini kita bisa meningkatkan produktifitas kita, sangat sesuai dengan tujuan utama dari perkembangan teknologi. Contoh peningkatan produktifitas dengan menggunakan teknologi AR adalah aplikasi Ikea augmented reality furniture catalogue yang tadi kita bahas. Dengan teknologi ini kita tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengira-ngira, mencoba membeli dan menginstalasi yang kemudian akhirnya tidak cocok dan kita jual kembali.

Fungsi lainnya yang ditawarkan Apple melalui augmented reality adalah fungsi hiburan. Contoh dari aplikasi AR dengan fungsi sebagai hiburan adalah Pokemon Go, My Very Hungry Caterpillar, dan juga Monster Park. Selain bisa melihat pokemon, aplikasi game lainnya bisa membuat kita bertemu dengan ulat yang lucu sampai dengan dinosaurus yang bisa kita temui di jalan. Memang perkembangan teknologi tidak selalu berpusat pada peningkatan efektifitas saja, tetapi juga dalam hal hiburan. Karena kita tidak melulu bekerja, tetapi kita juga membutuhkan hiburan, itulah sebabnya muncul aplikasi games bertelnologi AR.

Selain untuk peningkatan produktifitas kita dan juga sebagai hiburan, teknologi AR juga berguna untuk pembelajaran. Dengan adanya teknologi augmented reality di dalam pembelajaran diharapkan para murid dapat melihat sesuatu dari sudut pandang lain. Teknologi ini memungkinkan kita untuk melihat anatomi tubuh tanpa harus menggunakan dummy atau bahkan melakukan pembedahan terlebih dahulu. Dengan aplikasi lainnya juga kita bisa mempelajari geografi dan seluk beluknya dengan lebih.

Tiga kemampuan yang ditawarkan Apple melalui augmented reality memang sangat berdampak pada kehidupan keseharian kita. Selain dari sisi software yaitu iOS, Apple juga mendukung teknologi AR ini dari sisi hardware. Hal ini bisa kita temukan dari kamera dan juga CPU yang diberikan Apple pada perangkat terbarunya. Dari situ kita bisa menyimpulkan bahwa Apple benar-benar mendukung dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *